Recent Posts Welcome to My World

RED DEVIL is in My Heart

February 9, 2016

Rooney Manchester United photo
photo: theguardian.com
Red Devil is in my heart

And I am gonna be a wild

loving you will never be true

'coz football only is everything I do


I am sorry for all mistaken

for your dream that will never happen

'coz love for you will never be true

let me go without feeling blue


The Island, 28 March 2014

IVEDICH, Dan Kaulah Angin

January 15, 2016

Seseorang yang datang dan pergi sesuka hati
Masihkah berharga untuk dinanti ?

Terkadang aku tak mengerti apa yang dimau oleh hati, milikmu  
Sering aku terbawa ke suatu masa di mana hanya keluasan asing yang gersang 
Hanya ada angin yang  tenang dan bergejolak kapan saja ia suka 
Sering aku menikmati diamnya, meresapi desahnya 
Sambil berharap ia akan berbisik padaku sebagai isyarat akan sesuatu, sesuatu yang aku tunggu 
Tapi ia hanya diam. Diam yang dalam, dan kelam

Di lain waktu ia bergejolak. Berputar. Bergerak  tanpa arah yang tentu. Kemana saja ia suka 
Tarian kasarnya memaksaku melindungi kedua indra dengarku dari deru yang deru 
Sementara kedua netraku telah melimpah oleh debu  

Aku berteriak! Mencoba melawan deru!  Aku berlari! Berlari tanpa arah yang tentu
Penglihatanku telah buta! Nafasku telah sesak! Udara telah pekat! 
Kemanapun arah yang kutuju, tak satupun menujumu

Tak lama angin mereda 
Nafasnya bagaikan air yang memadamkan selendang sang dewi dari nyala api
Sementara nafasku masih berkejaran di antara peluhku sendiri 
Seperti insan yang terbangun dari mimpi ngeri
Dan ia kembali mendesah. Dalam diam yang dalam, kelam

Dan aku pun tahu, tiada lagi bisiknya yang perlu kutunggu

Usai sudah keinginan ...

The Island, 15 Januari 2016 | 02.22
angin tornado, puisi angin


foto: http://yugialone.blogspot.co.id/2012/11/7-bencana-alam-terbesar-di-dunia.html

Di Atas Roda

November 23, 2015


Di atas roda dua ku membelah jalanan
Di antara deru angin yang berdesingan dari balik pengaman
Sehari menjelang Ramadhan

Perasaan apa ini gerangan?
Sekejap kumerasa kehilangan
Dalam badai hati yang kian berkejaran

Tak ada suara yang ingin kuteriakkan
Hanya dua titik mengalir perlahan

Tak kusesali segala keputusan dan berhenti bertahan
Namun di hati nyata ada kehilangan

Di atas roda dua ku membelah jalanan
Bergegas mencari jalan pulang
Namun badai di hati belum juga reda

On the road, 10 Agustus 2010

Perempuan, Peran, dan Peringatan ( Sebuah Refleksi )

March 8, 2015

perempuan, peringatan, google doodle, 2015
Sudah lama juga saya tidak menulis tentang perempuan. Terakhir saya menulis 2012 yang lalu, tentang Hari Perempuan Sedunia. Sudah lama banget ya? :) Waktu itu google doodle-nya bernuansa bunga dan warna ungu, warna kesukaan saya hehehe

Oya, tentu saya tidak akan membahas kembali asal usul diperingatinya Hari Perempuan Internasional ini. Tapi untuk merefresh ingatan, bolehlah teman-teman melongok kembali postingan lama saya tentang hari bersejarah tersebut di sini :)

Perempuan, begitu istimewanya kita sehingga sedikitnya ada dua tanggal di kalender yang memperingati. Pertama, 8 Maret sebagai Hari Perempuan Internasional. Yang kedua, 22 Desember sebagai Hari Ibu. Untuk yang kedua tentunya khusus untuk negara kita Indonesia, karena negara-negara lain memiliki tanggal tersendiri untuk memperingati Hari Ibu.

Teman-teman saya sesama perempuan, apa sih yang terlintas di benak Anda dengan adanya Hari Peringatan untuk kita perempuan di dunia? 

Saya pribadi memandang peringatan ini sebagai momentum untuk mengingat kembali peran saya baik itu sebagai anak, ibu, saudara, teman dan rekan bagi keluarga dan sahabat. Untuk poin yang pertama, saya termasuk yang belum beruntung. Saya katakan belum beruntung, karena sebagai anak, bakti saya kepada orang tua yang bisa saya lakukan saat ini "hanyalah" mendoakan mereka yang sudah terlebih dahulu menghadap-NYA. Jujur, terkadang ada rasa sedih, terutama di saat - saat tertentu ketika saya membutuhkan dukungan orang tua. Kalau sudah begitu, saya akan mengingat bagaimana dulu ibu suka membelai kepala saya setiap sebelum tidur. Dan Bapak yang sering mengajak saya hampir kemana pun beliau pergi. I miss you, mom. I miss you, dad :'(

Lalu, sebagai seorang ibu yang juga orang tua tunggal, dengan momen ini saya diingatkan kembali: sudahkah saya menjadi ibu yang baik bagi putra tunggal saya? Kalau mengingat - ngingat itu, sediiih sekali rasanya :'( Sebagai orang tua, kita pasti selalu ingin memberikan yang terbaik untuk anak - anak kita. Pendidikan, kehidupan yang mapan. Kasih sayang yang berlimpah. Namun dalam prakteknya, seringkali tidak sesuai antara harapan dan kenyataan. Kita semua tahu, pendidikan yang bermutu butuh doku alias duit yang tidak sedikit. Kehidupan yang mapan? Orang tua mana sih yang tidak mau anak - anaknya jauh lebih baik dari  mereka? Kasih sayang yang melimpah bukan hanya tentang kualitas, tapi juga kuantitas. Untuk ibu bekerja di kantor seperti saya, waktu kebersamaan saya dengan anak tentu berbeda dengan ibu yang bekerja di rumah, suatu cita - cita yang sangat ingin saya wujudkan di kemudian hari. Aamiin.

Akhirnya, sebagai saudara, rekan dan sahabat, dalam kehidupan sosial pasti akan selalu ada gesekan - gesekan yang tak bisa dihindari. Tidak ada jalanan yang selalu mulus tanpa duri. Sudahkah saya bermanfaat untuk orang lain? Sudahkah saya mengatasi dengan baik hal-hal yang sebaiknya diatasi? Sudahkah saya peduli? Karena kehidupan sosial yang baik, akan memberikan nilai tambahan bagi kebahagiaan hidup di dunia. Semoga :)

Peringatan Hari Perempuan Internasional, dan hari - hari bersejarah lainnya, seyogyanya menjadi refleksi bagi kita semua untuk terus berproses dan memperbaiki diri. Aamin!

Sabang, 08.03.2015 02.46

RE

September 30, 2014

Langit Malam Bertabur BintangSemalam aku memimpikanmu
Aku melihat doa-doa yang kau panjatkan
Sepenuh rasa mengawang di langit malam
Meski tak begitu kupahami, tapi aku mengaminkannya
Sepenuh rasa
Pertanda apakah itu, Re?
Masih adakah yang tertinggal dan terganjal
Tentangku, tentang kita?
Aku tak punya arah untuk bertanya

Last day of September, 2014
Posted from Blogger for Android

Ibu dan Omelet Kentang Gantung

April 18, 2014

Gambar Kentang Gantung

Ibu adalah sosok wanita luar biasa yang multi talenta
Tangan dinginnya mampu merawat tanaman yang tak semua kami anak-anaknya bisa melakukannya
Ibu juga mampu mengerjakan pekerjaan yang umumnya dikerjakan kaum pria, membuat kandang ayam kami, misalnya
Ibu yang mengajarkan kami anak-anaknya mengambil pelajaran dari hidup
Dengan apa yang dikatakannya, dan apa yang tidak dikatakannya

Meskipun beliau telah tiada,
Kenangan yang tersimpan tentangnya selalu membawa inspirasi baru setiap kali mengingatnya
Seperti kenanganku tentang Kentang Gantung yang satu ini


Pertama saya kenal kentang gantung, waktu itu umur saya sekitar 12 atau 13 tahun
Ibu kami menanamnya di lahan kecil di antara dapur dan rumah induk kami
Seperti kentang biasa, bibit kentang di tanam di dalam tanah

Selang beberapa waktu, mulailah sulurnya tumbuh dan menjalar di dinding dapur
Satu satu, dari ketiak daunnya menyembul bayi-bayi kentang yang cantik dan menggemaskan
Karena pertumbuhannya cukup pesat
Dan lahan di dapur kami lumayan kecil
Ibu segera mengambil satu buah kentang untuk dijadikan bibit dan ditanam di luar

Seperti yang di dapur, bibit yang satu inipun cepat tumbuh dan berkembang
Dalam sekejap sulurnya merajai area samping rumah
Saya suka berlama-lama di situ, memandangi takjub bola-bola kentang dengan aneka ukuran
Yang kalau melihat dahan-dahannya yang nampak lemah
Sepertinya tak mungkin kuat menahan beban kentang-kentang itu


Seringkali kita menyepelekan orang hanya dari penampilannya. Bahkan tak jarang kita meremehkan diri sendiri. Menyangsikan kemampuan diri sendiri. "Saya ngga bisa"  "Saya ngga bakat"  Dan segunung alasan lainnya. Padahal belum juga dicoba.


Saat dirasa cukup waktunya, kentang-kentang itu pun dipisahkan ibuku dari induknya
Dipetik gituu :D
Apalagi kalau bukan buat dimasak *ya iyalaah :D
Tapiiii, jangan bayangkan kentang goreng atau semur atau gulai kentang ya, teman-teman :)
Kentang gantung ngga bisa dibuat menu2 itu, karena teksturnya akan hancur saat dimasak

Bukan ibuku namanya, kalau mudah menyerah
Dicampur dengan kelapa parut dan bumbu halus, kentang gantungpun dibuat omelet oleh ibuku
Yummy, rasanya ngga kalah enak dengan omelet kentang biasa lho
Serumah pada ketagihaaan ^_^


Memangnya, kalau kita merasa berbeda: Gaptek, ngga bakat, ngga pengalaman, dll dsb. Lantas kita bisa begitu saja menganggap diri ngga berguna? Ngga punya kelebihan sama sekali? Setiap kita punya kekurangan, itu pasti. Setiap kita punya kelebihan, dan itu juga pasti. Tinggal gimana aja kita fokus pada kelebihan dan bukannya kekurangan. 

Dan memang, tak sedikit orang yang membutuhkan bantuan orang lain untuk menemukan kelebihannya


Sekali waktu, kami serumah penasaran
Seperti apa sih rupa bibit kentang pertama yang ditanam ibu di dapur?
Dikuasai rasa ingin tahu yang besar itu, dibongkarlah kebun kecil itu

Daan ternyataaa..
Rupa si bibit kentang sangaaat berbeda, jauuuuh dari saat pertama ia dibenamkan ibu di tanah
Dari gumpalan sebesar genggaman ibu, jadi puluhan kali lipat besarnya
Tak beraturan, berurat, berakar, tua, dan jelek. Ngga ada bagus-bagusnya
Tidak menggemaskan seperti bayi-bayi kentang yang bergantungan


Saat seseorang sudah sukses, sudah berhasil mencapai impiannya. Orang hanya akan melihat yang tampak saja, hasil akhirnya saja. Tak tahu apa yang sudah orang tersebut hadapi untuk mencapainya. "Beruntung banget ya, mba" "Mba sih enak, sudah sukses. Ngga payah lagi ngajakin orang" Padahal, orang sukses juga mengalami yang namanya penolakan. Mengalami juga yang namanya kegagalan. Yang membedakan hanyalah, orang sukses tak pernah berhenti. Meski berkali gagal dan terjatuh. 

Sebelum internet pesat seperti sekarang ini
Saya pernah kebingungan menunjukkan ke teman-teman saya
Kalau kentang gantung itu beneran ada
Kebanyakan mereka ngga percaya, sangsi sama saya
Saya juga ngga bisa nunjukin wujudnya
Karena sejak pindah rumah, meskipun sempat ditanam lagi oleh ibu
Pohonnya tumbang barengan pohon jeruk nipis karena hujan badai :(
Tapi sekarang saya bisaaa :) *Thanks internet mmuaahhh :*


Membuktikan sesuatu yang kita yakini memang bukan perkara mudah. Tapi bukan berarti tidak bisa. Selama kita percaya, kita bisa.

Tiba-tiba, saya jadi kangen omelete kentang gantung buatan ibu :')


Sabang, 14 April 2014 22.00 WIB

Inspirasi Malam, Mengenangmu Ibu


*Gambar: http://ssbayup.blogspot.com/
 
Copyright © 2013. Together We Share - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger