HIDUP YANG SEPARUH

HIDUP YANG SEPARUH

Saat kita kehilangan orang yang berarti, orang yang kita cintai
Sebab perpisahan oleh jarak, waktu dan juga kematian
Saat itulah hidup terasa separuh

Segala hal yang serba separuh tentu saja tidak akan pernah lengkap
Bagaimana burung bisa terbang dengan sayap yang sebelah patah?
Bagaimana kita bisa berjalan sempurna dengan kaki yang sebelah lumpuh?

Hidup memang terus dan harus tetap berjalan
Sebab di situlah letak ujian keimanan
Bagaimana dengan hidup yang separuh
Kita berjuang untuk tetap utuh

@LizanoviaMHadi
The Island, 13.10.2017



Catatan Selepas Nobar

foto nobar di lapangan
Seriusnya yang nobar 😁
Semalam, waktu nobar film Pengkhianatan G30S ngga nyangka waktunya bisa panjaaaang gitu
Karena seingat saya, dulu, duluuuuu banget, ngga selama itu waktu nonton di tv

Untunglah niatan semula buat nonton sambil berdiri ngga jadi terlaksana
Gila banget kalo iya! Bisa varises ini kaki hahaha
Tumbang malah 😄

Tapiii, sebagai gantinya, kami harus rela duduk di rumput basah bekas hujan 10 menitan sebelum nobar
Beralaskan jaket siih, tapi ya tetap basah 😆
Sempet nyesel kenapa ngga bawa tikar dari rumah. 
Tapi mau balik lagi juga malas (Dassaaar!) 😅
Lha filmnya udah diputar, sayang kaan ngelewatinnya 😄
btw, ada lho yang bawa dingklik dari rumah. Tau kan dingklik? 😁

Ngga nyangkaaa dengan antusiasme orang-orang
Meski ada yang pada pulang di pertengahan film
Tapi yang bertahan juga ngga sedikit
Ada yang malah sambil tiduran nontonnya
Tidur beneran kayaknya hahaha

Ketika tiba di bagian akhir saat suara asli Jend. AH. Nasution berkumandang, saya dan kakak memutuskan untuk pulang
Sambil berusaha membangunkan ultraman junior yang sukses tidur di pangkuan setengah jam terakhir 
Setelah "lari" dari kursi empuk di samping bapak2 pejabat hihihi
Junior ikut? 
Iya. Habisnya ngga mau ditinggal siih

Sampai di parkiran, sudah pada ready buat pulang 
Saya sempat lihat yang nonton di jalan muka2 pada serius semua
Merasa belom tuntas bener, kami lanjut lagi nonton
Sambil duduk di sepeda motor 

Dan akhirnyaa, selesaiii
Alhamdulillah sampe di rumah kurang 5 menitan dari pukul 2 pagi!
Langsung tidur? Ngga doong
Baju2 yang lembab mesti diganti
Alhamdulillah jeans junior cuma lembab dikit

Begitulah.....
Kami tidur dengan badan remuk redam 😁
Dan paginya saya bangun untuk selanjutnya ikut upacara
Sekarang Hayati lelah 😁😁

Sabang, 1 Oktober 2017

Hujan, Kau dan Aku

hujan, malam
Malam ini langit menangis
Aku ingat lagi dirimu dan kata-katamu
Adalah hujan suatu berkah

Ia mengubah bumi yang gersang menjadi gembur
Menghidupkan dan menyuburkan tetumbuhan
Hingga kita dapat memetik hasil alam
Dan menghirup udara yang segar

Namun ia juga bisa mendatangkan bencana
Ketika kita manusia alpa menjaga dan memelihara alam
Hingga bumi yang telah kehilangan hutannya
Tak mampu lagi menahan gejolak hujan
Lalu kita merasakan amarahnya lewat banjir yang dikirimkan

Hujan juga yang tlah mengurungku sejak pagi di sini, di kamar ini

Dan aku berterima kasih kepada hujan
Ia yang senantiasa mengingatkanku padamu, kata-katamu
Dan menguji kesungguhan kata-kata itu

Horison Biru, 15.05.2000

video


ADA APA DENGAN ASMA NADIA & DEWA EKA PRAYOGA?

Judul  di atas, kemungkinan besar akan menimbulkan kepenasaran yang besar. Khususnya hal-hal yang berbau gosip, ya ngga? Yeah, kawan-kawan mungkin ada yang ngga setuju. Ngga semua orang suka gosip kalee, lebih kurang begitu. Ya ya ya. Saya juga sama ngga sukanya. Dan memang, postingan ini bukan mau membahas gosip antara Asma dan Dewa.

Lalu, apa dong? 

Sabaar 😊

Sebelum kita kupas tuntas (ciee..), kita awali dulu dengan tokoh kita kali ini.

Asma Nadia, adakah yang ngga kenal? Kebangetan kalau ada hehehe. Piiisss... 😄😄 Boleh googling buat cari tau tentang beliau, tapi jangan lupa balik lagi ke sini. Okay ? 😊

Dewa Eka Prayoga. Jujur saya sendiri baru kenal beliau baru-baru ini, berawal dari status kang Rendy Saputra tentang gimana "gila"nya seorang Dewa Eka Prayoga, yang dicurigai oleh dia sebagai mutan 😂 karena resistensinya terhadap omongan orang lain yang luar biasa. Salah satu penyumbang terbesar kesuksesan beliau.

Oke. Kang Dewa, panggilan beliau, seorang pengusaha yang punya julukan dahsyat; Dewa Selling. Saking "gila"nya dalam hal jualan. Gila jualan -diakui sendiri olehnya- dan gila proses serta hasil jualannya. Kalo ngga percaya, boleh mampir ke billionairestore.co.id, tapi ingat, jangan lupa balik ke sini 😊

Oke. Kedua tokoh sudah ada. 

Episode selanjutnya, biarlah copywriting yang berbicara 😁

Dewa Eka Prayoga. Sosok muda yang kisah perjalanan hidupnya layak untuk dibagikan, karena sarat dengan perjuangan, penuh dengan spirit kebaikan juga kaya akan motivasi serta inspirasi untuk meraih kesuksesan.

Dewa adalah insan yang langka, semangat hidupnya luar biasa. Bagaimana tidak ? Di usianya yang sangat muda berbagai masalah hidup banyak mendera, melanda, memporakporandakan mental. Hutang bisnis hampir 8 M yang harus ditanggung menjadikan hujatan, ancaman, teror, intimidasi, fitnah keji, gunjingan di sana-sini adalah makanan sehari-hari. Bahkan pernikahan dini yang baru dijalani beberapa minggu terancam kandas.

Wissss, drama banget kan? Bener-bener langka. Kalau DEP-panggilan lainnya- ngga berbagi kisahnya, mungkin kita benar-benar meyakini bahwa kisah demikian hanya drama yang kerap menghiasi layar kaca ataupun buku-buku cerita semata. Walau ngga bisa dipungkiri, DEP bukanlah satu-satunya mahluk langka itu. Salah satu alasannya, karena ngga semua orang mau berbagi kisahnya.


Ya, keputusan DEP untuk berbagi itulah yang kemudian ditulis oleh mba Asma Nadia menjadi sebuah novel. Dengan harapan bisa menjadi inspirasi bagi semua orang di Indonesia. 

Kabar yang kami dapat dari Channel Telegram @dewaekaprayoga,  mba Asma Nadia sempat "galau" dengan buku ke-54 nya ini. Salah satunya saat pemilihan cover, alot banget prosesnya. 

Sebegitu rumitnya kehidupan seorang DEP dan istri, hingga novel yang diberi judul "Bidadari Untuk Dewa" ini tembus 400 halaman, menjadi novel terpanjang yang pernah Asma Nadia tulis.

Lalu bagaimana kisah lengkapnya seorang Dewa bisa melalui semua ujian? Bangkit dari keterpurukan, melawan kemustahilan?Bagaimana pula cerita dibalik suksesnya dalam membangun bisnis yang beromset milyaran?

Bagaimana kisah cintanya dengan "sang bidadari" pujaan? Siapakah bidadari yang dimaksud? Termasuk juga kisah pilunya yang menegangkan ketika ia harus terbaring koma, mempertaruhkan nyawa karena penyakit langka selama beberapa bulan..

Kawan-kawan penasaran?
Novel ini baru akan ada di Gramedia insya Allah akhir November tahun ini. 

Ngga sabar pengen baca novel ini duluan? Silakan daftar waiting list di sini atau boleh tanya saya di sini atau ke facebook saya di sini. Ada banyak keuntungan yang bisa kawan-kawan dapatkan. Apa itu? Yuk, buruan hubungi saya dengan salah satu link di atas yaa 😊


Jadi, jelas sekarang ya kawan-kawan?
Ada apa dengan Asma Nadia dan Dewa Eka Prayoga? 
Jawabannya,"Ada Bidadari Untuk Dewa" 😊


novel, bidadari untuk dewa, Asma Nadia
Bahagia itu sederhana. Dekat dengan-NYA. Dan dekat denganmu

TOK TOK TOK! Dan Chef Juna pun Datang ke Rumah

Haiii :)
Lama tak update. Saya ingin posting tulisan yang tertunda nih. Mestinya dipost pertengahan bulan lalu. Namun apa daya saya dikasih istirahat sama Allah. Flu, batuk dan kawan-kawannya tak henti mengunjungi.Alhasil tulisan ini hanya bermain-main di kepala setiap malam sebelum tidur. Mau mengetikkannya lemas, mau merekamnya juga tiada daya. Ah Lebay! Dan seperti yang sudah-sudah, hasil akhir tulisan pasti akan berbeda dengan bayang-bayang dan rangkaian semula. 

Ah Biarlah!

Tulisan ini sebenarnya untuk menjawab rasa penasaran seorang teman facebook. 
Atau mungkin para teman bloggers juga? hehehe

Gimana ceritanya tuh? Emang bener Chef Juna datang ke rumah? #Pengeeeen hahaha

Oriflame Delux Glass Bowl Set & Oriflame Chef Knife
Oriflame Delux Glass Bowl Set & Oriflame Chef Knife
Para Oriflamers pasti pada ngerti deh kalo melihat gambar di samping. Yap! Saya mendapatkan set hadiah keren ini dari Oriflame karena memenuhi kualifikasi. GRATIS. Namanya juga hadiah, ya gratis yah? :D Pamer nih ceritanya hehehe. 

Oriflame Delux Glass Bowl Set & Oriflame Chef Knife. Glass Bowl alias Mangkuk Kaca ini satu setnya ada 5 buah, dari yang paling kecil sampe yang paling gede, yang asiknya stackable punya, kalau disimpan bisa menghemat ruang, juga bisa ditumpuk saling merekat ke atas. 

Pada gambar di bawah saya hanya menumpuknya hingga tiga tingkat, maksudnya biar ngga repot fotonyaa hehehe. Variasi warna hijau pada tutupnya membuatnya jadi tampak segerr kan? ;) Dan karena saya penyuka benda-benda imut, sewaktu menyentuh mangkuk ukuran terkecil, rasanya sepertiii... Ah, sulit mendeskripsikannya. Lebay lagi hehehe


Oriflame Delux Glass Bowl Set
Oriflame Delux Glass Bowl Set
Trus selain si Five Bowls -bukan Five Minutes yah :) - ada pisau Chef, seperti tampak di gambar pertama. Fotonya sengaja ngga saya ambil close-up dan khusus. Takut blog ini jadi nampak horor karena bawa-bawa pisau gede hehehe. Tapi, kalau teman-teman memperhatikan, pada badan pisau terdapat sedikit coretan. Itu bukan karena pisaunya cacat yaaa. tetapi itu adalaaaahhh, tanda tangannya Chef Juna!

Sekarang jelas kan kenapa saya bilang Chef Juna datang ke rumah? 
Buat Ovan, semoga ngga penasaran lagi yah ? ;)

H-1 Tuponas, 30 Juli 2016
Jam makan siang =))

RED DEVIL is in My Heart

Rooney Manchester United photo
photo: theguardian.com
Red Devil is in my heart

And I am gonna be a wild

loving you will never be true

'coz football only is everything I do


I am sorry for all mistaken

for your dream that will never happen

'coz love for you will never be true

let me go without feeling blue


The Island, 28 March 2014

IVEDICH, Dan Kaulah Angin

Seseorang yang datang dan pergi sesuka hati
Masihkah berharga untuk dinanti ?

Terkadang aku tak mengerti apa yang dimau oleh hati, milikmu  
Sering aku terbawa ke suatu masa di mana hanya keluasan asing yang gersang 
Hanya ada angin yang  tenang dan bergejolak kapan saja ia suka 
Sering aku menikmati diamnya, meresapi desahnya 
Sambil berharap ia akan berbisik padaku sebagai isyarat akan sesuatu, sesuatu yang aku tunggu 
Tapi ia hanya diam. Diam yang dalam, dan kelam

Di lain waktu ia bergejolak. Berputar. Bergerak  tanpa arah yang tentu. Kemana saja ia suka 
Tarian kasarnya memaksaku melindungi kedua indra dengarku dari deru yang deru 
Sementara kedua netraku telah melimpah oleh debu  

Aku berteriak! Mencoba melawan deru!  Aku berlari! Berlari tanpa arah yang tentu
Penglihatanku telah buta! Nafasku telah sesak! Udara telah pekat! 
Kemanapun arah yang kutuju, tak satupun menujumu

Tak lama angin mereda 
Nafasnya bagaikan air yang memadamkan selendang sang dewi dari nyala api
Sementara nafasku masih berkejaran di antara peluhku sendiri 
Seperti insan yang terbangun dari mimpi ngeri
Dan ia kembali mendesah. Dalam diam yang dalam, kelam

Dan aku pun tahu, tiada lagi bisiknya yang perlu kutunggu

Usai sudah keinginan ...

The Island, 15 Januari 2016 | 02.22
angin tornado, puisi angin


foto: http://yugialone.blogspot.co.id/2012/11/7-bencana-alam-terbesar-di-dunia.html
Di Atas Roda

Di Atas Roda


Di atas roda dua ku membelah jalanan
Di antara deru angin yang berdesingan dari balik pengaman
Sehari menjelang Ramadhan

Perasaan apa ini gerangan?
Sekejap kumerasa kehilangan
Dalam badai hati yang kian berkejaran

Tak ada suara yang ingin kuteriakkan
Hanya dua titik mengalir perlahan

Tak kusesali segala keputusan dan berhenti bertahan
Namun di hati nyata ada kehilangan

Di atas roda dua ku membelah jalanan
Bergegas mencari jalan pulang
Namun badai di hati belum juga reda

On the road, 10 Agustus 2010

Perempuan, Peran, dan Peringatan ( Sebuah Refleksi )

perempuan, peringatan, google doodle, 2015
Sudah lama juga saya tidak menulis tentang perempuan. Terakhir saya menulis 2012 yang lalu, tentang Hari Perempuan Sedunia. Sudah lama banget ya? :) Waktu itu google doodle-nya bernuansa bunga dan warna ungu, warna kesukaan saya hehehe

Oya, tentu saya tidak akan membahas kembali asal usul diperingatinya Hari Perempuan Internasional ini. Tapi untuk merefresh ingatan, bolehlah teman-teman melongok kembali postingan lama saya tentang hari bersejarah tersebut di sini :)

Perempuan, begitu istimewanya kita sehingga sedikitnya ada dua tanggal di kalender yang memperingati. Pertama, 8 Maret sebagai Hari Perempuan Internasional. Yang kedua, 22 Desember sebagai Hari Ibu. Untuk yang kedua tentunya khusus untuk negara kita Indonesia, karena negara-negara lain memiliki tanggal tersendiri untuk memperingati Hari Ibu.

Teman-teman saya sesama perempuan, apa sih yang terlintas di benak Anda dengan adanya Hari Peringatan untuk kita perempuan di dunia? 

Saya pribadi memandang peringatan ini sebagai momentum untuk mengingat kembali peran saya baik itu sebagai anak, ibu, saudara, teman dan rekan bagi keluarga dan sahabat. Untuk poin yang pertama, saya termasuk yang belum beruntung. Saya katakan belum beruntung, karena sebagai anak, bakti saya kepada orang tua yang bisa saya lakukan saat ini "hanyalah" mendoakan mereka yang sudah terlebih dahulu menghadap-NYA. Jujur, terkadang ada rasa sedih, terutama di saat - saat tertentu ketika saya membutuhkan dukungan orang tua. Kalau sudah begitu, saya akan mengingat bagaimana dulu ibu suka membelai kepala saya setiap sebelum tidur. Dan Bapak yang sering mengajak saya hampir kemana pun beliau pergi. I miss you, mom. I miss you, dad :'(

Lalu, sebagai seorang ibu yang juga orang tua tunggal, dengan momen ini saya diingatkan kembali: sudahkah saya menjadi ibu yang baik bagi putra tunggal saya? Kalau mengingat - ngingat itu, sediiih sekali rasanya :'( Sebagai orang tua, kita pasti selalu ingin memberikan yang terbaik untuk anak - anak kita. Pendidikan, kehidupan yang mapan. Kasih sayang yang berlimpah. Namun dalam prakteknya, seringkali tidak sesuai antara harapan dan kenyataan. Kita semua tahu, pendidikan yang bermutu butuh doku alias duit yang tidak sedikit. Kehidupan yang mapan? Orang tua mana sih yang tidak mau anak - anaknya jauh lebih baik dari  mereka? Kasih sayang yang melimpah bukan hanya tentang kualitas, tapi juga kuantitas. Untuk ibu bekerja di kantor seperti saya, waktu kebersamaan saya dengan anak tentu berbeda dengan ibu yang bekerja di rumah, suatu cita - cita yang sangat ingin saya wujudkan di kemudian hari. Aamiin.

Akhirnya, sebagai saudara, rekan dan sahabat, dalam kehidupan sosial pasti akan selalu ada gesekan - gesekan yang tak bisa dihindari. Tidak ada jalanan yang selalu mulus tanpa duri. Sudahkah saya bermanfaat untuk orang lain? Sudahkah saya mengatasi dengan baik hal-hal yang sebaiknya diatasi? Sudahkah saya peduli? Karena kehidupan sosial yang baik, akan memberikan nilai tambahan bagi kebahagiaan hidup di dunia. Semoga :)

Peringatan Hari Perempuan Internasional, dan hari - hari bersejarah lainnya, seyogyanya menjadi refleksi bagi kita semua untuk terus berproses dan memperbaiki diri. Aamin!

Sabang, 08.03.2015 02.46