SENJA

Lelaki Senja


di debur ombak yang tak lagi gemuruh
di pelukan lengan - lengan matahari yang melemah
aksara tak lagi menjelma suara
hanya ada diam yang berlarian bersama kepiting kecil di pasir
mengkurvakan bahasa, menuliskan aksara abstrak
langit tlah memerah tapi tak punahkan biru
sebab malam akan datang penuhi janji pada waktu 


lalu anginpun kehilangan deru, hanya desir yang ragu di pucuk cemara dan raja kelana 

2 Des. 2011, midnight
here I go again

Inspirasi bisa datang dari siapa saja
Tapi sugesti, hanya tumbuh dan berkembang dari dalam diri sendiri

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

6 komentar

komentar
December 14, 2011 at 8:58 AM delete

Ya, ketika bersuara tak ada lagi yang sudi dengarkan dan coba pahami.. diam dalam tabah adalah opsi terbaik..

sebab malam tetap akan datang penuhi janji pada waktu.. sebab yang ditentukan Allah akan terjadi, pasti terjadi.. semoga selalu dalam lindungan dan kasih sayang Allah, Neng.. :)

Reply
avatar
December 15, 2011 at 11:13 AM delete

arghh saya kapan bisa membuat puisi2 seperti ini. perlukah saya bertapa di Gunung Bromo untuk bisa mendapatkan Ilham ? #plak ;)

Reply
avatar
December 17, 2011 at 5:58 PM delete

Dan aku datang berkunjung bersama senja...:-)

Reply
avatar
December 18, 2011 at 6:55 AM delete

@Muxlimo: Amiiin!! Makasih ya, kang :)

Reply
avatar
December 18, 2011 at 6:59 AM delete

@Arian Silencer: Kalo bertapa di gunung bromo mah takutnya bukan dapet ilham, tapi malah jatuh ke kawah yang kelam hehehe :D

Reply
avatar
December 18, 2011 at 7:01 AM delete

@Redra Agatossi: senja tlah mengabarkan kedatanganmu kemarin, namun pagi baru membangunkanku hari ini tuk membuka pintu :)

Reply
avatar

Bebas komentar apa aja, asal sopan.
Tapi jangan nyepam. Ntar dihapus lho!