Home » » Hari Perempuan Sedunia

Hari Perempuan Sedunia

Google Doodles - Hari Perempuan Sedunia
Begitu buka browser pagi ini, saya mendapati logo spesial search engine terbesar, google, yang bernuansa perempuan. Niat hati mau melanjutkan postingan semalam yang tertunda. Walhasil, saya pending sejenak postingan semalam. 

Hari Perempuan Sedunia atau International Women Day, diperingati setiap tanggal 8 Maret. Sebelum penetapan tanggal 8 Maret ini,sejarah telah mencatat berbagai peringatan yang bernuansa perempuan. Di Indonesia kita
mengenal 21 April sebagai Hari Kartini, dan 22 Desember sebagai Hari Ibu. Tiap - tiap negara pun memiliki Hari bernuansa perempuan sejenis namun dengan tanggal yang berbeda. Seperti di Inggris yang menjadikan 22 Maret sebagai Hari Ibu. Lalu apa sih yang mendasari Peringatan Hari Perempuan Sedunia?



Ide untuk memperingati Hari Perempuan Sedunia sebetulnya telah berkembang sejak seabad yang lalu ketika dunia industri ini sedang dalam masa pengembangan dan pergolakan, peningkatan laju pertumbuhan penduduk dan pemunculan paham-paham radikal. Berikut ini adalah kronologi singkat dari beberapa kejadian penting yang mengiringi perjalanan Hari Perempuan Sedunia. ( sumber dari sini )



1909:

Dalam rangkaian pendirian Partai Sosialis Amerika, Hari Perempuan Nasional pertama kali diperingati pada tanggal 28 Februari di Amerika Serikat.Hari hari tersebut kemudian terus diperingati perempuan pada setiap hari minggu terakhir bulan Februari sampai tahun 1913.

1910:
Pertemuan kelompok sosialis internasional di Copenhagen, Denmark, memutuskan untuk memiliki Hari Perempuan Internasional sebagai penghormatan atas hak-hak asasi perempuan dan mendorong diperolehnya hak suara bagi semua perempuan di dunia. Keputusan ini diterima secara bulat oleh semua peserta yang diikuti oleh lebih dari 100 perempuan dari 17 negara, termasuk tiga perempuan pertama yang dipilih sebagai anggota parlemen Finlandia. Pada saat itu, mereka belum memutuskan pada tanggal berapa peringatan hari tersebut akan diadakan.

1911:
Sebagai tindak lanjut dari keputusan yang telah diambil setahun yang lalu, Hari Perempuan Sedunia untuk pertamakalinya diperingati pada tanggal 19 Maret di Austria, Denmark, Jerman dan Swiss. Lebih dari sejuta perempuan dan laki-laki bersama-sama turun ke jalan. Mereka menuntut hak untuk ikut serta dalam pemilu dan posisi di dalam pemerintahan, juga hak bekerja, kesempatan memperoleh pelatihan, dan penghapusan diskriminasi dalam pekerjaan.

Kurang dari seminggu sejak peringatan tersebut, pada tanggal 25 Maret terjadi insiden tragis di New York yang menewaskan lebih dari 140 buruh perempuan yang kebanyakan adalah imigran asal Italia dan Yahudi. Kejadian ini sangat mempengaruhi peraturan perburuhan di Amerika Serikat dan kondisi kerja yang menyebabkan insiden ini terjadi kemudian dikecam habis-habisan selama peringatan Hari Perempuan Internasional tahun berikutnya.

1913 - 1914:
Sebagai bagian dari upaya perdamaian yang berkembang selama berlangsungnya Perang Dunia I, perempuan Rusia memperingati Hari Perempuan Internasional untuk pertama kalinya pada hari Minggu terakhir bulan Februari 1913. Di belahan Eropa lainnya, pada atau sekitar tanggal 8 Maret di tahun berikutnya, perempuan berunjuk rasa baik untuk memprotes perang maupun sebagai ungkapan solidaritas kepada saudara-saudara perempuan di manapun juga.

1917:
Karena dua juta tentara Rusia terbunuh dalam perang, perempuan Rusia sekali lagi turun ke jalan pada hari minggu terakhir di bulan Februari menyerukan "Roti dan Perdamaian". Para pemimpin politik menentang unjuk rasa tersebut, tetapi para perempuan ini tetap bertahan. Dan sejarah mencatat bahwa empat hari kemudian, Tzar turun tahta dan pemerintahan sementara mengakui hak perempuan untuk ikut serta dalam pemilu.
Hari bersejarah itu jatuh pada tanggal 23 Februari di Kalender Julian yang digunakan di Rusia atau tanggal 8 Maret menurut kalender Gregorian ( kalender Masehi yang juga kita gunakan ). Dan sejak saat itulah Hari Perempuan Sedunia diperingati pada hari yang sama oleh perempuan di seluruh dunia.
Share this article :

6 komentar:

Post a Comment

Bebas komentar apa aja, asal sopan.
Tapi jangan nyepam. Ntar dihapus lho!

 
Copyright © 2013. Together We Share - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger