ADA APA DENGAN ASMA NADIA & DEWA EKA PRAYOGA?

Judul  di atas, kemungkinan besar akan menimbulkan kepenasaran yang besar. Khususnya hal-hal yang berbau gosip, ya ngga? Yeah, kawan-kawan mungkin ada yang ngga setuju. Ngga semua orang suka gosip kalee, lebih kurang begitu. Ya ya ya. Saya juga sama ngga sukanya. Dan memang, postingan ini bukan mau membahas gosip antara Asma dan Dewa.

Lalu, apa dong? 

Sabaar 😊

Sebelum kita kupas tuntas (ciee..), kita awali dulu dengan tokoh kita kali ini.

Asma Nadia, adakah yang ngga kenal? Kebangetan kalau ada hehehe. Piiisss... 😄😄 Boleh googling buat cari tau tentang beliau, tapi jangan lupa balik lagi ke sini. Okay ? 😊

Dewa Eka Prayoga. Jujur saya sendiri baru kenal beliau baru-baru ini, berawal dari status kang Rendy Saputra tentang gimana "gila"nya seorang Dewa Eka Prayoga, yang dicurigai oleh dia sebagai mutan 😂 karena resistensinya terhadap omongan orang lain yang luar biasa. Salah satu penyumbang terbesar kesuksesan beliau.

Oke. Kang Dewa, panggilan beliau, seorang pengusaha yang punya julukan dahsyat; Dewa Selling. Saking "gila"nya dalam hal jualan. Gila jualan -diakui sendiri olehnya- dan gila proses serta hasil jualannya. Kalo ngga percaya, boleh mampir ke billionairestore.co.id, tapi ingat, jangan lupa balik ke sini 😊

Oke. Kedua tokoh sudah ada. 

Episode selanjutnya, biarlah copywriting yang berbicara 😁

Dewa Eka Prayoga. Sosok muda yang kisah perjalanan hidupnya layak untuk dibagikan, karena sarat dengan perjuangan, penuh dengan spirit kebaikan juga kaya akan motivasi serta inspirasi untuk meraih kesuksesan.

Dewa adalah insan yang langka, semangat hidupnya luar biasa. Bagaimana tidak ? Di usianya yang sangat muda berbagai masalah hidup banyak mendera, melanda, memporakporandakan mental. Hutang bisnis hampir 8 M yang harus ditanggung menjadikan hujatan, ancaman, teror, intimidasi, fitnah keji, gunjingan di sana-sini adalah makanan sehari-hari. Bahkan pernikahan dini yang baru dijalani beberapa minggu terancam kandas.

Wissss, drama banget kan? Bener-bener langka. Kalau DEP-panggilan lainnya- ngga berbagi kisahnya, mungkin kita benar-benar meyakini bahwa kisah demikian hanya drama yang kerap menghiasi layar kaca ataupun buku-buku cerita semata. Walau ngga bisa dipungkiri, DEP bukanlah satu-satunya mahluk langka itu. Salah satu alasannya, karena ngga semua orang mau berbagi kisahnya.


Ya, keputusan DEP untuk berbagi itulah yang kemudian ditulis oleh mba Asma Nadia menjadi sebuah novel. Dengan harapan bisa menjadi inspirasi bagi semua orang di Indonesia. 

Kabar yang kami dapat dari Channel Telegram @dewaekaprayoga,  mba Asma Nadia sempat "galau" dengan buku ke-54 nya ini. Salah satunya saat pemilihan cover, alot banget prosesnya. 

Sebegitu rumitnya kehidupan seorang DEP dan istri, hingga novel yang diberi judul "Bidadari Untuk Dewa" ini tembus 400 halaman, menjadi novel terpanjang yang pernah Asma Nadia tulis.

Lalu bagaimana kisah lengkapnya seorang Dewa bisa melalui semua ujian? Bangkit dari keterpurukan, melawan kemustahilan?Bagaimana pula cerita dibalik suksesnya dalam membangun bisnis yang beromset milyaran?

Bagaimana kisah cintanya dengan "sang bidadari" pujaan? Siapakah bidadari yang dimaksud? Termasuk juga kisah pilunya yang menegangkan ketika ia harus terbaring koma, mempertaruhkan nyawa karena penyakit langka selama beberapa bulan..

Kawan-kawan penasaran?
Novel ini baru akan ada di Gramedia insya Allah akhir November tahun ini. 

Ngga sabar pengen baca novel ini duluan? Silakan daftar waiting list di sini atau boleh tanya saya di sini atau ke facebook saya di sini. Ada banyak keuntungan yang bisa kawan-kawan dapatkan. Apa itu? Yuk, buruan hubungi saya dengan salah satu link di atas yaa 😊


Jadi, jelas sekarang ya kawan-kawan?
Ada apa dengan Asma Nadia dan Dewa Eka Prayoga? 
Jawabannya,"Ada Bidadari Untuk Dewa" 😊


novel, bidadari untuk dewa, Asma Nadia
Bahagia itu sederhana. Dekat dengan-NYA. Dan dekat denganmu

Inspirasi bisa datang dari siapa saja
Tapi sugesti, hanya tumbuh dan berkembang dari dalam diri sendiri

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Bebas komentar apa aja, asal sopan.
Tapi jangan nyepam. Ntar dihapus lho!